Luka Bakar Knalpot Boleh Kena Air?

Luka bakar knalpot boleh kena air?

Benarkah luka bakar knalpot boleh kena air? Hal ini menjadi pertanyaan bagi penderita yang mengalaminya untuk senantiasa was-was agar tidak mengalami hal yang tidak diinginkan.

Luka bakar knalpot terkena air sebenarnya boleh, bisa jadi juga tidak boleh.

Ada beberapa alasan atau hal yang mendasari mengapa luka bakar, secara terkhusus akibat dari bekas knalpot kendaraan tidak boleh terkena air.

Berikut Kapsul Kutuk Asli rangkum mengenai luka bakar knalpot boleh kena air atau tidak?

Luka Bakar Knalpot Boleh Kena Air?

Luka bakar knalpot boleh kena air?

Bagi kamu para pengendara sepeda motor, mengalami luka bakar knalpot menjadi salah satu risiko yang bisa dikatakan cukup sering terjadi.

Apalagi, luka bakar knalpot tersebut terjadi diakibatkan dari hasil kecelakaan, baik itu kecelakaan tunggal maupun yang melibatkan orang atau pengendara yang lain.

Boleh Terkena Air, Jika…

Luka bakar knalpot boleh kena air apabila memang itu menjadi salah satu langkah yang pertama atau dalam artian luasnya sebagai pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Langkah pertama yang dimaksud ialah saat di awal luka tersebut, yang mana harus dialiri dengan air yang mengalir. Yang perlu diperhatikan adalah:

  • Do: Mengaliri area kulit luka bakar knalpot dengan air yang mengalir.
  • Don’t: Mengaliri area kulit luka bakar knalpot dengan air dingin (es) maupun air panas.

Hati-hati perlakuan terhadap luka bakar knalpot bisa menjadi hal yang berbeda dan hal yang fatal apabila kamu salah langkah dalam melakukan penanganannya.

Air yang digunakan untuk melakukan tindakan pengobatan terhadap luka bakar tersebut juga harus benar-benar air mengalir yang bersih, jangan malah sampai terkena oleh air mengalir yang kotor.

Tidak Boleh Terkena Air, Jika…

Luka bakar bekas akibat terkena knalpot tidak boleh serta-merta menggunakan air yang drastis suhunya, seperti air dingin maupun air panas.

Metode kompres luka bakar menggunakan air dingin atau bahkan es batu ternyata bukan salah satu hal yang direkomendasikan di kalangan medis.

Melakukan kompres luka bakar menggunakan es batu justru malah mampu membuat peredaran darah menjadi berhenti. Ini yang akan menyebabkan radang dingin (frostbite) dan terjadi kerusakan pada kulit.

Frostbite merupakan gejala cidera yang diakibatkan oleh adanya pembekuan kulit dan jaringan yang ada di bawahnya. Gejala yang terjadi biasanya memiliki ciri-ciri:

  • Kulit menjadi dingin
  • Rasanya seperti ditusuk-tusuk
  • Diikuti mati rasa
  • Kulit meradang atau berubah warna

Pertolongan Pertama pada Luka Bakar Knalpot

Oleskan salep

Berikut ini beberapa langkah pertolongan pertama pada luka bakar knalpot yang harus segera dilakukan:

  • Mengalirkan aliran air mengalir pada kulit yang luka sebelum kulit benar-benar mulai melepuh.
  • Siapkan kain lembut atau kassa yang telah dibasahi dengan air yang dingin dan tepukkan kain tersebut pada luka bakar secara perlahan.
  • Untuk meregenerasi jaringan kulit dan meredakan nyeri, oleskan salep luka bakar yang direkomendasikan mengandung bahan alami seperti rimpang coptidis (coptidis rhizome), batang phellodendri (phellodendri chinensis), akar scutellariae (scutellariae radix), dan minyak wijen.
  • Jangan membiarkan luka bakar terbuka semakin lebar akibat gesekan dengan benda-benda berbahaya lain yang bisa meningkatkan potensi risiko lebih tinggi.

Sepatah Kata dari Kami

Luka bakar boleh kena air atau tidak sudah berhasil di jawab di atas. Pada intinya, boleh terkena oleh air, asalkan air tersebut adalah air yang:

  • Air bersih
  • Air mengalir
  • Bukan air panas atau air dingin (es)

Perlakuan luka bakar, apalagi luka bakar knalpot harus benar-benar hati-hati dan tidak boleh sembarangan. Sehingga, apabila dirawat dengan baik maka bisa meningkatkan masa penyembuhan dengan cepat.

You May Also Like

About the Author: Habibullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.